Pernahkah kamu mengalami air kolam renang tetap keruh meskipun sudah diberi obat kimia atau kaporit? Bisa jadi masalahnya bukan pada obatnya, melainkan pada sistem filtrasi dan sirkulasi air yang tidak seimbang.
Memilih kombinasi pompa (pool pump) dan filter pasir (sand filter) yang tepat adalah kunci utama agar air kolam renang tetap jernih, hemat listrik, dan mesin tidak cepat rusak. Berikut panduan praktis dari AD Jaya Pool Shop untuk membantu kamu menentukan ukuran yang tepat.
Sebelum membeli mesin, kamu harus tahu dulu volume air kolam renangmu.
Contoh: Kolam ukuran 8m x 4m dengan kedalaman 1.5m memiliki volume 48 m³. Jika target sirkulasi adalah 6 jam, maka kamu membutuhkan sirkulasi air sebesar: 48 m³ / 6 jam = 8 m³/jam.
Prinsip utamanya: Kapasitas Sand Filter tidak boleh lebih kecil dari kemampuan semburan Pompa! Jika pompa terlalu kuat sedangkan filter terlalu kecil, pasir di dalam filter bisa jebol dan tekanan air akan merusak multiport valve.
Berikut rekomendasi kombinasi dari AD Jaya Pool:
Karena air kolam renang mengandung kaporit dan obat kimia lainnya, pastikan kamu memilih peralatan berbahan heavy-duty. Produk pompa dan filter modern seperti merek Emaux dan Brocelli sudah dilengkapi bodi komposit tahan UV, shaft Stainless Steel 316, serta fitur thermal protection agar mesin awet dipakai bertahun-tahun.
Bingung menghitung kebutuhan pompa dan filter untuk kolam renangmu? Tim AD Jaya Pool Shop Yogyakarta siap membantu menghitungkan spesifikasi yang paling efisien dan pas dengan budget kamu.
Tanya langsung ke tim AD Jaya Pool Shop via WhatsApp
💬 Chat WhatsApp Sekarang